KONSULTASI
Logo

Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Periode 19-25 Desember 2025 Kembali Turun Tipis

20 Desember 2025
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Periode 19-25 Desember 2025 Kembali Turun Tipis
HOT NEWS

sawitsetara.co - JAMBI – Kabar kurang menggembirakan datang dari Provinsi Jambi. Para petani kelapa sawit di wilayah ini kembali merasakan dampak penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Penurunan harga ini, meskipun tipis, tetap menjadi perhatian utama bagi para petani yang menggantungkan hidupnya pada komoditas ini.

Harga CPO dan Kernel: Gambaran Pasar Secara Umum

Di tengah lesunya harga TBS, harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah ditetapkan sebesar Rp14.032,66 per kilogram.

Sementara itu, harga minyak inti sawit atau Kernel berada di angka Rp10.786,69 per kilogram, dengan indeks K sebesar 94,49 persen.




Sawit Setara Default Ad Banner

Penurunan harga TBS kali ini mencapai Rp5,69 per kilogram, yang menjadikan harga TBS kelapa sawit untuk usia tanam 10-20 tahun menjadi Rp3.438,36 per kilogram. Penyesuaian harga ini berlaku untuk periode 19-25 Desember 2025.

Rincian Harga TBS Berdasarkan Usia Tanaman

Berikut adalah rincian harga TBS kelapa sawit berdasarkan usia tanaman, yang ditetapkan berdasarkan hasil rapat penetapan harga di Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi:

Umur 3 tahun : Rp2.686,67 / kg

Umur 4 tahun : Rp2.866,54 / kg

Umur 5 tahun : Rp2.998,51 / kg

Umur 6 tahun : Rp3.123,85 / kg

Umur 7 tahun : Rp3.202,68 / kg

Umur 8 tahun : Rp3.270,70 / kg

Umur 9 tahun : Rp3.335,16 / kg

Umur 10-20 tahun : Rp3.438,36 / kg

Umur 21-24 tahun : Rp3.335,14 / kg

Umur 25 tahun : Rp3.182,56 / kg.

Sawit Setara Default Ad Banner

Berita Sebelumnya
Akibat Banjir Petani Sawit Aceh Tenggara Terjepit, Panen Ada Tapi Tak Terangkut ke PKS

Akibat Banjir Petani Sawit Aceh Tenggara Terjepit, Panen Ada Tapi Tak Terangkut ke PKS

Meski kebun sudah kembali bisa dipanen, hasil tandan buah segar (TBS) justru tak kunjung sampai ke pabrik kelapa sawit (PKS). Penyebabnya, sejumlah jembatan yang menjadi jalur utama angkutan sawit rusak akibat banjir beberapa waktu lalu.

19 Desember 2025Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *